
SALATIGA — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Salatiga menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Muhammadiyah se-Semarang. Kegiatan yang bertempat di SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga ini dihadiri langsung oleh Ketua PDM Kota Salatiga, Prof. Dr. H. Sa’adi, M.Ag., bersama jajaran pleno PDM.
Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Sa’adi, M.Ag., menegaskan bahwa kekuatan utama ruh gerakan Muhammadiyah bertumpu pada ranting dan cabang. Oleh karena itu, model pengembangan ranting saat ini difokuskan melalui dua jalur utama, yakni ranting berbasis masyarakat dan ranting berbasis amal usaha.
“Dengan dua model pengembangan ranting tersebut, persyarikatan diharapkan menjadi lebih kokoh, tangguh, dan kuat karena betul-betul mengakar,” ujar Prof. Sa’adi dalam sambutannya.
Beliau juga mengibaratkan kokohnya persyarikatan bukan seperti pohon beringin, melainkan merujuk pada perumpamaan Al-Qur’an tentang syajarah thayyibah (pohon yang baik).
“Kasyajaratin thayyibatin asluha sabitun wa far’uha fis-sama, tu’ti ukulaha kulla hinin bi’idzni rabbiha.”
(Pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit, pohon itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya).
Makna filosofis dari perumpamaan tersebut menggambarkan bahwa akar organisasi harus menghunjam kuat ke bawah, memiliki cabang yang banyak, serta buah dan hasil kerja nyata yang mampu memberikan maslahat luas bagi umat dan masyarakat.
Melalui Rakerwil ini, PDM Kota Salatiga berharap semangat dan tekad bersama dalam berkhidmat di persyarikatan Muhammadiyah dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan dakwah yang berkemajuan.
Editor: Huda
