
SALATIGA – Alumni SMK Muhammadiyah Salatiga, Dimas Alan Viandra, resmi bertolak ke Jepang untuk memulai program magang industri pada tahun 2026 ini. Keberangkatan ini membuktikan keunggulan kurikulum vokasi sekolah dalam mencetak tenaga kerja yang mampu memenuhi standar ketat perusahaan internasional di Negeri Sakura.
Keberangkatan Dimas Alan Viandra menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di SMK Muhammadiyah Salatiga. Program magang ke Jepang ini membuktikan bahwa kurikulum vokasi sekolah telah selaras dengan industri global. Oleh karena itu, pencapaian alumni ini merupakan standar baru bagi lulusan SMK di Jawa Tengah.
Pihak sekolah secara konsisten menyiapkan mentalitas dan keahlian teknis siswa sejak dini. Selain itu, penguasaan bahasa Jepang menjadi syarat mutlak bagi alumni yang membidik karier internasional. Alhasil, skema link and match ini berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi siswa.
“Keberangkatan Dimas Alan Viandra tahun ini adalah buah dari kedisiplinan dan sistem link and match yang kami bangun dengan mitra industri di luar negeri,” ujar Suryono, M.Pd.
Akselerasi Karier Alumni SMK
Selanjutnya, program ini bertujuan untuk mentransfer teknologi tinggi dari Negeri Sakura ke tanah air. Meskipun tantangan kerja di luar negeri cukup besar, namun persiapan matang membuat alumni lebih percaya diri. Dimas akan segera memulai kontrak profesionalnya di sektor industri strategis tahun 2026 ini.
Keberhasilan tersebut juga diharapkan mampu memicu semangat juang adik-adik kelasnya di Salatiga. Jadi, sekolah tidak hanya mencetak tenaga kerja lokal, tetapi juga SDM berwawasan global. Hal ini memperkuat posisi sekolah sebagai institusi pendidikan unggulan di tingkat nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan SMK Muhammadiyah Salatiga memiliki daya saing yang tidak terbantahkan, baik di pasar kerja domestik maupun global seperti Jepang,” ujar Suryono, M.Pd. menambahkan.
Pada akhirnya, sinergi antara sekolah dan mitra internasional ini menjadi kunci utama kesuksesan. Dengan demikian, peluang kerja ke Jepang bagi lulusan SMK semakin terbuka lebar di masa depan. Prestasi ini sekaligus menjadi kado indah bagi dunia pendidikan vokasi di Kota Salatiga.
