Keutamaan Sholat Tarawih Berjamaah

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman dan Islam kepada kita serta mempertemukan kita kembali dengan bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh rahmat, maghfirah, dan keberkahan.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Jamaah tarawih yang dirahmati Allah,

Di antara amalan utama di bulan Ramadhan adalah shalat tarawih, yaitu qiyamul lail yang dikerjakan pada malam-malam Ramadhan. Shalat ini memiliki keutamaan yang sangat besar, terlebih apabila dilaksanakan secara berjamaah.

  1. Pahala Seperti Shalat Semalam Penuh

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka dicatat baginya pahala shalat semalam penuh.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hadits ini menunjukkan betapa besar karunia Allah SWT. Seseorang yang mengikuti shalat tarawih berjamaah hingga imam menyelesaikan witir akan memperoleh pahala seperti menghidupkan malam sepenuhnya.

  1. Diampuni Dosa-Dosa yang Telah Lalu

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Tarawih termasuk bagian dari qiyam Ramadhan. Apabila dilakukan dengan iman dan penuh keikhlasan, maka Allah SWT menjanjikan ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu.

  1. Menghidupkan Sunnah Rasulullah ﷺ

Rasulullah ﷺ pernah melaksanakan shalat malam Ramadhan secara berjamaah bersama para sahabat.
Namun beliau menghentikannya karena khawatir diwajibkan atas umatnya.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab رضي الله عنه, shalat tarawih berjamaah kembali ditegakkan secara teratur di masjid. Hal ini menunjukkan bahwa tarawih berjamaah memiliki dasar yang kuat dalam sunnah dan menjadi syiar Islam yang mulia.

  1. Ciri Orang Bertakwa

Allah SWT berfirman:

كَانُوا قَلِيلًا مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ“Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.”(QS. Adz-Dzariyat: 17)

Orang-orang bertakwa adalah mereka yang menghidupkan malamnya dengan ibadah. Tarawih merupakan kesempatan besar bagi kita untuk termasuk dalam golongan tersebut.

Penutup

Ramadhan adalah momentum peningkatan iman dan takwa. Mari kita istiqamah melaksanakan shalat tarawih berjamaah, menyempurnakannya hingga witir, serta mengajak keluarga untuk memakmurkan masjid.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menjadikan kita hamba-hamba yang bertakwa.

Rabbana taqabbal minna innaka Antas-Sami’ul ‘Alim, wa tub ‘alaina innaka Antat-Tawwabur Rahim.